Sabtu, 02 Juli 2011

Enstein dan Kehidupan


“Kehidupan di Mata Enstein”

Enstein berkata keberhasilan kita 1% dari keberuntungan 99% kerja keras.... jika kerja keras..kita belum menemukan hasil maksimal... tingkatkan terus..inovasi kita.. terobos cara-cara baru yang efisien...suatu saat kerja keras kita akan bisa kita nikmati jika kita terus konsisten..mengejar cita-cita kita.

Ketika ditanya dengan apa perang dunia III akan dilakukan, Einstein menjawab bahwa ia tidak tahu. Tapi dia mengetahui dengan apa perang dunia IV akan dilakukan: Dengan pentungan dan batu!
When asked how World War III would be fought, Einstein replied that he didn’t know. But he knew how World War IV would be fought: With sticks and stones!


Membaca, setelah beberapa waktu, menggelapkan pikiran terlalu jauh dari pencarian kreatif nya. Seseorang yang membaca terlalu banyak dan menggunakan otaknya terlalu sedikit akan menjadi kebiasaan malas untuk berpikir.
Reading, after a certain age, diverts the mind too much from its creative pursuits. Any man who reads too much and uses his own brain too little falls into lazy habits of thinking.

Kaum intelektual memecahkan masalah, para jenius mencegah mereka.
Intellectuals solve problems; genuises prevent them.

Ketika anda berpacaran dengan cewek yang manis, satu jam seperti sedetik. Ketika anda duduk di atas tungku panas, sedetik serasa satu jam. Itulah relativitas.
When you are courting a nice girl an hour seems like a second. When you sit on a red-hot cinder a second seems like an hour. That’s relativity.

Semakin hukum matematika menunjukkan realitas, menjadi semakin tidak pasti; semakin pasti, semakin tidak menunjukkan realitas.
As far as the laws of mathematics refer to reality, they are not certain; and as far as they are certain, they do not refer to reality.

Adalah mungkin untuk menjelaskan segala sesuatu secara ilmiah, tetapi itu membuatnya tanpa rasa; itu membuatnya tanpa arti, seperti jika anda menjelaskan Simfony Beethoven sebagai variasi dari tekanan udara.
It would be possible to describe everything scientifically, but it would make no sense; it would be without meaning, as if you described a Beethoven symphony as a variation of wave pressure.

Itu tidak berarti saya cerdas, Itu hanya karena saya tetap dengan masalah tersebut lebih lama.
It’s not that I’m so smart , it’s just that I stay with problems longer.

Seseorang memulai untuk hidup ketika ia dapat hidup diluar dirinya.
A person starts to live when he can live outside himself.

Kelemahan dalam tingkah laku menjadi kelemahan karakter.
Weakness of attitude becomes weakness of character.

Jika A adalah ‘sukses’, maka rumusnya adalah ‘A=X+Y+Z’, dimana X adalah ‘kerja’, Y adalah ‘bermain’, dan Z adalah jaga mulut anda agar tetap tertutup.
If A equals success, then the formula is: A=X+Y+Z. X is work. Y is play. Z is keep your mouth shut.

Kerja keras bukan untuk sukses tetapi untuk sebuah nilai.
Strive not to be a success, but rather to be of value.

Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.
The only source of knowledge is experience.

Kenyataan hanyalah sebuah ilusi, walaupun terjadi terus menerus.
Reality is merely an illusion, albeit a very persistent one.

Aku meyakini bahwa Dia (Tuhan) tidak bermain dadu.
I am convinced that he ( God ) does not play dice.

Jika fakta tidak sesuai dengan teori, rubahlah faktanya.
If the facts don’t fit the theory, change the facts

Satu – satunya hal yang bertentangan dengan ilmu pengetahuanku adalah pendidikanku.
The only thing that interferes with my learning is my education.

Ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang luar biasa seandainya seseorang tidak harus menghabiskan hidupnya terhadap hal tersebut.
Knowledge is something extraordinary in case someone does not have to spend his life on it.

Pelepasan tenaga atom telah merubah segalanya kecuali cara kita berpikir… pemecahan untuk masalah ini tergantung kepada hati nurani umat manusia. Jika saya mengetahuinya, lebih baik saya menjadi pembuat jam tangan.
The release of atom power has changed everything except our way of thinking… the solution to this problem lies in the heart of mankind. If only I had known, I should have become a watchmaker.


Gambar di ambil dari www.google.com
God Never Sleep 

1 komentar:

Fa.Brian Ganda Pratama mengatakan...

Trimaksih Infonya... KK.. Jangan LUpa Follow Back Ya... :)

Terima Kasih Sudah Berkunjung...