Minggu, 13 Maret 2011

Kehormatan ATAU Pecundang ?

         ketika kehormatan hilang, apa lagi yang bisa di lihat dari seseorang ? apalagi  untuk seorang pemimpin atau petinggi suatu kelompok maupun golongan.
Kehormatan itu bukan di takuti, melainkan di Cintai... apabila seseorang memiliki "image" yang bisa di terima banyak orang, hingga orang pun segan, senang bahkan malu. berarti dia di hormati keberadaannya di tengah banyak orang.


         Menjaga kehormatan tidak mudah, karena setiap tindak-tanduk, sepak terjang dan pola pikir kita yang sudah di hormati banyak orang berputar haluan, maka sedikit demi sedikit kehormatan itu akan runtuh dan otomatis di abaikan. dan itu akan terbukti ketika orang sudah mulai tidak membenarkan lagi dengan semua yang kita lakukan. Sehingga banyak orang yang beranggapan kita adalah seorang Pecundang yang "tersamar" oleh apa yang kita miliki. Tapi, itulah resiko orang-orang terhormat... saat kepercayaan orang sudah diujung Tanduk, janganlah sampai salah melangkah, karena bila sudah salah melangkah, bersiaplah mempunyai title baru : "Pecundang".
         Pecundang yang di hormati hanya dihadapannya, namun dibelakangnya orang banyak menggunjing atau berceloteh disana-sini, entah itu benar atau hanya fitnah. lalu apa yang salah ? tidak banyak... orang hanya hilang kepercayaan kepada kita, ketika kita tidak bisa menjaga kejujuran.
         Banyak Pecundang "berwajah dua", baik dengan penuh janji pasti, namun disisi lain licik dengan segala cara. pantas kah orang seperti itu masih dipercaya jadi Pemimpin maupun pimpinan ?


0 komentar: